Mahasiswa Relawan Bencana - Banyak hal yang bisa dilakukan mahasiswa selain kuliah di kampus. Salah satu hal yang bisa dilakukan terkait dengan bencana adalah menjadi seorang relawan. Kegiatan ini, di kampus termasuk ke dalam salah satu dari tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat. Dengan adanya berbagai macam bencana yang menimpa kita, mahasiswa dalam mengabdikan diri menjadi relawan sebaiknya tidak hanya sekedar mencarikan donatur, memberikan sumbangan, ataupun mengadakan acara bakti sosial di suatu tempat bencana kemudian selesai begitu saja bersamaan dengan selesainya acara tersebut tanpa ada hal yang mengikat tali emosional yang begitu kuat dengan para korban bencana.
Namun kita sebaiknya mendampingi warga secara tulus, karena tidak semua korban bencana hanya sekedar butuh materi (bahkan ada yang kurang mementingkan materi). Mereka lebih membutuhkan sahabat yang dapat membantu ataupun sekedar mendengarkan curahan hati, keluh-kesah, maupun segala uneg-uneg yang ada di pikirannya daipada hanya sekedar mendapatkan bantuan materi untuk beberapa hari ke depan. Banyak hal yang ingin mereka ceritakan, baik tentang keluarganya yang hilang, meninggal, harta bendanya yang habis, ataupun tentang kebingungannya untuk menatap masa depan. Bahagialah kalian yang dapat menjalankan itu semua, karena segala yang kita lakukan pasti ada hikmahnya.
Erupsi Merapo 2010 |
Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!
Artikel
- Padat Karya Tunai Desa
- tips Persiapan Mendaki di Masa Pandemi
- Tips Naik Pesawat di Masa Pandemi
- Teknik Navigasi Darat (Bag 5) Menentukan Arah Tanpa Kompas dan Memperkirakan Cuaca
- Teknik Navigasi Darat (Bag 2) Mengenal Peta
- Teknik Navigasi Darat (Bag 4) Teknik Peta dan Kompas
- UGM VS UNY Kuat-Kuatan Berdiam Diri Terhadap Kemacetan Di Simpang Selokan
- “Ekspedisi 100 Hari di Puncak Gunung Merbabu” ngobrol-ngobrol langsung dengan mereka
- Saumlaki, Maluku Tenggara Barat
- Wisata ke Ambon
- Cahaya Dari Timur - Beta Maluku
- Berkaca Pada JBR Kemarin, Mari Kita Tertibkan Konvoi Motor di Jogja ke Depan
- BPJS KESEHATAN : JANGAN HANYA POMOSI, PERBAIKI JUGA SISTEM DI DALAMNYA
- Pertama Kali ke Sumatera Selatan
- Masyarakat Papua, Belum Begitu Membutuhkan Uang
- Di Timur Matahari, Wamena Yang Sebenarnya
- Ambulance Yang Tersandera
- BSM (Bantuan Siswa Miskin)
- Singgah ke Kampung RKI (Rumah Kayu Indonesia)
- PULANG
- Trip Rinjani (part2)
- Sepowerfull Apakah KPS (Kartu Perlindungan Sosial) itu ?
- Krakatau
- Angkringan Pak Panut
- Situs Budaya “Watu Dhukun” (Batu Purbakala)
adventure
- Pendakian Gunung Merbabu via Selo di Masa Pandemi
- tips Persiapan Mendaki di Masa Pandemi
- Teknik Navigasi Darat (Bag 5) Menentukan Arah Tanpa Kompas dan Memperkirakan Cuaca
- Teknik Navigasi Darat (Bag 2) Mengenal Peta
- Teknik Navigasi Darat (Bag 4) Teknik Peta dan Kompas
- Teknis Navigasi Darat (Bag 3) Mengenal Kompas
- Teknik Navigasi Darat
- Menikmati Suasana Pendakian Gunung Lawu Via Candi Cetho
- Pendakian Gunung Kembang, Belajar Pentingnya Pendakian Edukatif
- Hidup Berdampingan, Berdamai Dengan OPM
- Pendakian Gunung Argopuro Via Baderan-Bremi
- “Ekspedisi 100 Hari di Puncak Gunung Merbabu” ngobrol-ngobrol langsung dengan mereka
- Refleksi 2016, Sudut Pandang Seorang Petualang
- Wisata ke Majalengka
- Saumlaki, Maluku Tenggara Barat
- Puncak Becici
- Wisata ke Belitung
- Jalan-Jalan ke Tanjung Puting
- Masyarakat Papua, Belum Begitu Membutuhkan Uang
- Kurullu, The Beauty of Wamena
- Singgah ke Kampung RKI (Rumah Kayu Indonesia)
- Trip Rinjani (part2)
- Krakatau
- Situs Budaya “Watu Dhukun” (Batu Purbakala)
- Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat
Kegiatan
- Oh.. Abdi Bangsaku, Kasihanilah Muridmu.. ‘Cerita Kehidupan di Borneo Barat’
- Puncak Becici
- Ambulance Yang Tersandera
- BSM (Bantuan Siswa Miskin)
- Sepowerfull Apakah KPS (Kartu Perlindungan Sosial) itu ?
- Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat
- Yogosem
- Jogja International Heritage Walk (JIHW) part 2
- Jogja International Heritage Walk (JIHW) part 1
- “Mata Air Yang Hilang”
- Nikahan Mas Dul
- KKN 2010
- “Jangan Lupa Matikan Listrik, Satu Jam Saja…”
- Mengapa Harus Keliling Indonesia Gratis?
- Solusi Pemberantasan Korupsi di Indonesia
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan pembaca berkomentar dengan santun untuk memberikan saran dan masukan kepada kami, terimakasih.